Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium

Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium

Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium,- Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang terbentuk dalam ovarium, kista ovarium memiliki dua kategori utama. Kista fungsional yang muncul sebagai bagian dari siklus menstruasi. Kista yang paling umum terjadi ini dapat hilang sendiri dan tidak berbahaya. Berlawanan dengan kista fungsional, terdapat jenis kista yang mengandung sel abnormal. Sebagian kecil kasus mempunyai sel abnormal yang bersifat kanker.

Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium Nah pada kesempatan kali ini, tokoherbalacemaxs.com akan berbagi informasi seputar Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium yang perlu untuk anda ketahui.

Gejala Penyakit Kista Ovarium
Keberadaan kista cenderung tidak menyebabkan gejala. Tetapi jika sel kista tersebut pecah, berukuran besar, atau menyumbat aliran darah ke ovarium, akan muncul beberapa gejala. Di antaranya:

  • Menstruasi yang tidak teratur atau berubah.
  • Nyeri pada tulang panggul beberapa saat sebelum atau setelah menstruasi.
  • Nyeri pada tulang panggul saat berhubungan seks.
  • Sering buang air kecil.
  • Sulit buang air besar.
  • Proses pencernaan yang tidak lancar.
  • Perut terasa kembung.
  • Lebih cepat merasa kenyang dibanding biasanya.
  • Limbung atau pusing.

Jika kista ovarium menyebabkan gejala, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis ginekologi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan untuk memastikan diagnosis. Misalnya, pemeriksaan organ intim, USG, serta tes darah.

Diagnosis Penyakit Kista Ovarium
Keberadaan kista sering tidak terdeteksi karena sebagian besar tidak menyebabkan gejala. Tetapi jika terdapat indikasi adanya kista ovarium, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis ginekologi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebelum menjalani USG dan pemeriksaan darah spesifik, dokter akan memeriksa organ intim dan sekitar perut bawah untuk keberadaan kista.

Setelah pemeriksaan fisik, USG akan dilakukan untuk memastikan keberadaan, letak, dan ukuran kista. Selain itu, cairan kandungan kista juga bisa terlihat melalui USG. Jika kista yang terdeteksi mengandung lebih banyak zat padat daripada cairan, tes darah akan dianjurkan. USG bisa dilakukan di atas perut atau bisa dimasukkan ke dalam vagina untuk gambar yang lebih jelas.

Tes darah yang dianjurkan adalah untuk mengukur protein CA125. Jika CA125 rendah, berarti pasien aman. Tetapi jika tinggi, ada kemungkinan pasien menderita kanker ovarium. Peningkatan protein ini juga dapat disebabkan oleh penyakit selain kanker ovarium seperti endometriosis dan tuberkulosis.

Kista sering dinilai dapat mengganggu kesuburan seorang wanita. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena pada umumnya kista dapat disembuhkan dengan mudah tanpa mengganggu ovarium. Tapi untuk jenis kista ovarium yang kompleks, penanganannya melalui operasi dapat memengaruhi tingkat kesuburan Anda.

sumber : http://www.alodokter.com/kista-ovarium/

Jika anda terdiagnosia mengidap penyakit kista ovarium, dan ingin menyembuhkan penyakit tersebut tanpa harus menjalani operasi, kami merekomendasikan kepada anda untuk mengkonsumsi obat Kista Ovarium Herbal Ace Maxs yang memang memiliki berbagai macam kandungan efektif yang mampu menumpas kista bahkan kanker secara alami hingga tuntas serta aman. Untuk informasi lebih lengkapnya lagi mengenai Obat Herbal Kista Ovarium Ace Maxs ini, silakan Klik DISINI.

Itulah informasi mengenai Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium yang dapat saya sampaikan. Semoga saja informasi yang telah disampaikan ini dapat bermanfaat dan membantu anda dalam menambah wawasan seputar penyakit kista ovarium.

Gejala serta Diagnosis Kista Ovarium

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *