Beberapa Macam Jenis Penyakit Kulit

Pada kesempatan kali ini tokoherbalacemaxs.com akan berbagi informasi seputar Beberapa Macam Jenis Penyakit Kulit yang perlu untuk anda ketahui. Penyakit kulit memiliki begitu banyak jenis hingga mencapai lebih dari 3.000 jenis. Sebagian di antaranya dapat menghinggapi kulit, rambut, kuku, dan bagian-bagian tubuh lain, seperti lapisan pada mulut, hidung, dan kelopak mata. Namun pada postingan kali ini saya hanya akan berbagi beberapa jenis penyakit kulit.

Beberapa Macam Jenis Penyakit Kulit

Kulit adalah pelindung pertama tubuh dalam menghadapi bakteri dan cedera. Kulit merupakan organ terbesar dari tubuh, Gangguan pada kulit dapat disebabkan oleh infeksi, faktor keturunan, gangguan autoimun, dan lain-lain.

Berikut Adalah Beberapa Macam Jenis Penyakit Kulit Yang Dapat Kita Ketahui :

1. Ketombe
Ketombe atau dandruff adalah serpihan kulit kepala berwarna putih yang mengelupas dan menempel pada rambut atau terlihat di bahu Anda. Meski ketombe tidak menular atau jarang sekali menjadi penyakit yang serius, kondisi ini bisa terlihat memalukan dan terkadang sulit untuk ditangani. Ketombe bukanlah permasalahan pada rambut atau seberapa sering Anda mencucinya. Ketombe adalah masalah pada kulit kepala.

2. Psoriasis
Psoriasis merupakan penyakit jangka panjang atau kronis yang menyerang kulit. Jumlah pengidapnya di Indonesia belum diketahui dengan pasti. Tetapi telah didirikan Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia sejak tahun 2006 untuk membantu para pengidap psoriasis. ( Baca Juga : Obat Psoriasis Herbal )

3. Kurap
Kurap adalah penyakit yang menyerang kulit dan disebabkan oleh jamur. Selain menyerang kuku, tubuh bagian atas dan kepala, penyakit ini juga dapat muncul di selangkangan dan kaki. Kurap yang juga dikenal dengan istilah ‘tinea’ ini termasuk penyakit yang umum dan dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak.

4. Kudis
Kudis biasanya memiliki masa inkubasi sekitar 30-60 hari sebelum muncul rasa gatal dan ruam. Tetapi jika Anda pernah mengidap kudis sebelumnya, waktu kemunculan gejala akan jauh lebih cepat. ( Baca Juga : Cara Menyembuhkan Penyakit Kudis )

Tungau kudis akan terus berkembang biak dalam lapisan kulit pengidap jika tidak ditangani atau langkah pengobatannya tidak tepat. Tungau ini tahan terhadap air hangat serta sabun, jadi tidak bisa diberantas walau pengidap sudah menggosok tubuh sampai bersih pada saat mandi.

5. Kusta
Kusta yang juga dikenal dengan nama lepra atau penyakit Hansen adalah penyakit yang menyerang kulit, sistem saraf perifer, selaput lendir pada saluran pernapasan atas, serta mata. Sistem saraf yang diserang bisa menyebabkan penderitanya mati rasa.

Kusta disebabkan oleh sejenis bakteri yang memerlukan waktu 6 bulan hingga 40 tahun untuk berkembang di dalam tubuh. Tanda dan gejala kusta bisa saja muncul setelah bakteri menginfeksi tubuh penderita selama 2 hingga 10 tahun. ( Baca Juga : Obat Kusta )

6. Kutil
Kutil merupakan sebuah masalah kesehatan kulit yang disebabkan oleh human papilloma virus atau disingkat HPV. Virus yang menyerang lapisan kulit ini membuat produksi keratin atau protein keras menjadi meningkat pesat sehingga melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Kelebihan keratin ini kemudian menumpuk di beberapa bagian kulit dan membentuk tekstur kutil.

7. Jerawat
Jerawat adalah masalah kulit yang dialami sebagian besar orang dan biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik di beberapa bagian tubuh seperti wajah, punggung, dan dada.

Bintik-bintik tersebut dapat berkisar mulai dari yang ringan seperti komedo hitam dan komedo putih, hingga bintik-bintik parah yang berisi nanah dan kista. Biasanya bintik-bintik yang tergolong parah tersebut akan meninggalkan bekas luka. ( Baca Juga : Obat Penghilang Jerawat )

8. Biang Keringat
Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabkan sensasi menyengat atau perih pada bagian kulit. Biang keringat yang juga dikenal dengan nama ruam panas atau miliaria ini tidak hanya terjadi pada bayi, namun orang dewasa juga bisa mengalaminya ketika cuaca sedang panas atau pada lingkungan yang bersuhu lembap.

9. Biduran
Biduran yang dalam istilah medis disebut urtikaria adalah reaksi dari kulit yang menyebabkan munculnya bilur berwarna merah atau putih dan terasa gatal. Bilur ini awalnya muncul di satu bagian tubuh dan akhirnya menyebar. Salah satu penyebab umumnya adalah alergi. Ukuran dan bentuk bilur pun bisa berbeda-beda.

10. Bisul
Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah. Benjolan ini muncul akibat infeksi bakteri yang memicu inflamasi pada folikel rambut, yaitu lubang tempat rambut tumbuh.

Bagian tubuh yang paling sering diserang bisul adalah wajah, leher, ketiak, bahu, bokong, serta paha. Ini terjadi karena bagian-bagian tersebut sering mengalami gesekan dan berkeringat.

11. Cacar Air
Penyakit cacar air, secara medis disebut varisela, umumnya diderita oleh anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun dan lebih jarang menyerang orang dewasa. Hampir semua orang dewasa yang pernah mengidap cacar air tidak akan tertular lagi.

Penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini umumnya ditandai dengan munculnya ruam pada kulit yang menjadi gejala utama cacar air. Ruam tersebut akan berubah menjadi bintil merah berisi cairan yang terasa gatal yang kemudian akan mengering, menjadi koreng, dan terkelupas dalam waktu 7-14 hari. Bagian-bagian tubuh yang biasa ditumbuhi bintil cacar air adalah wajah, belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki. ( Baca Juga : Obat Cacar Air )

12. Campak
Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini akan memunculkan ruam di seluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak mulai muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh.

13. Candidiasis
Candidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida. Jamur ini memiliki lebih dari 20 jenis. Meski demikian, jenis Candida yang paling sering menyebabkan infeksi adalah Candida albicans.

Candiadisis bisa muncul pada berbagai bagian tubuh manusia. Bagian tubuh yang paling sering mengalami infeksi ini adalah mulut dan di sekitar kelamin. Bagian tubuh lain yang dapat terkena infeksi Candida adalah kuku, esophagus, daerah sekitar anus, dan saluran pencernaan.

14. Dermatitis Seboroik
Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya menjangkiti kulit kepala dan area tubuh yang berminyak, seperti punggung, wajah, serta dada bagian atas. Pada kulit kepala, penyakit ini menyebabkan kulit berwarna merah, berketombe, dan bersisik.

Dermatitis seboroik bukanlah penyakit menular, namun bisa memengaruhi rasa percaya diri penderita. Selain ketombe, dermatitis seboroik juga sering disebut dengan psoriasis seboroik dan eksim seboroik. Sedangkan dermatitis seboroik yang menjangkiti bayi disebut dengan cradle cap.

15. Eksim
Eksim atau eksema adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan munculnya rasa gatal-gatal. Kondisi ini juga disertai dengan kulit yang memerah, kering, dan pecah-pecah. Ini adalah jenis penyakit jangka panjang dan gejalanya cenderung muncul kembali, kemudian menghilang. Kondisi ini juga sering disebut sebagai dermatitis. ( Baca Juga : Obat Eksim )

16. Hemangioma
Hemangioma atau kadang disebut dengan tanda stroberi adalah tanda lahir yang muncul di kulit sebagai akibat adanya pembuluh darah lebih atau tidak normal yang berbentuk benjolan elastis dan berwarna merah cerah. Penyakit ini termasuk jenis tumor pembuluh darah. Terkadang hemangioma juga bisa membuat kulit terlihat biru atau ungu jika muncul di lapisan kulit yang lebih dalam.

17. Kanker Kulit
Kanker kulit melanoma adalah jenis kanker yang jarang dan gawat yang dimulai dari kulit manusia dan bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh. Kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada biasanya menjadi pertanda umum atau gejala melanoma.

18. Impetigo
Impetigo merupakan suatu penyakit kulit yang sangat menular yang disebabkan oleh bakteri. Penularan penyakit ini bisa terjadi secara langsung melalui sentuhan kulit dengan kulit atau melalui barang-barang perantara, seperti handuk, baju, atau peralatan makan yang telah terkontaminasi bakteri. ( Baca Juga : Obat Impetigo )

Itulah informasi mengenai Beberapa Macam Jenis Penyakit Kulit yang dapat saya sampaikan. Semoga saja dengan adanya informasi ini dapat menambah wawasan anda seputar penyakit pada kulit.

Beberapa Macam Jenis Penyakit Kulit

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*